Pertama Kali Mengunjungi Perpustakaan Nasional

Tuesday, April 23, 2019


Perpusnas atau Perpustakaan Nasional, atau bahasa kerennya National Library Of Republic Indonesia adalah gedung fasilitas layanan terbaru yang merupakan perpustakaan tertinggi di dunia (126,3 meter) dengan 27 lantai, termasuk tiga lantai parkir bawah tanah. Sejarah perpusnas bermula didirikannya Bataviaasch Genootschap pada 24 April 1778. Namun karena terjadi nya banyak pro dan kontra pada masa itu, maka dari itu Perpusnas sendiri baru berhasil diresmikan pada tanggal 14 September 2017. Perpustakaan Nasional buka mulai dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore.


Ngomong-ngomong soal perpusnas nih, karena masih terbilang baru walaupun udah dua tahun yang lalu aku baru sempat pergi kesana. Banyaknya kesibukan ataupun tidak ada temen menjadi alasannya hehehe. Baru kali ini aku punya waktu untuk berkunjung ke Perpustakaan Nasional. Gimana rasanya? Excited banget dong, siapa si yang gak penasaran dengan perpustakaan tertinggi didunia. Dalam bayangan saja sudah keren banget kayanya nih. Ternyata betul super duper bagus, modern, keren, lengkap pokoknya mantap.


Aku bakal berbagi pengalaman pertama aku ke Perpusnas nih, biar kalian gak salah kaya aku. Wahh salah gimana tuh? Oke aku cerita sedikit. Pertama kali aku ke Perpusnas datang berdua dengan seseorang, saat itu kita abis dari parkiran menuju ke Perpusnas lewat lift yang didepannya ada satpam. Karena pertama kalinya kita kesana jadi otomatis kita tanya satpam dulu dong. Pertama harus ke lantai berapa? Dan dijawabnya lantai 2. Untuk lantai 2 itu layanan informasi, dan juga tempat pembuatan kartu keanggotaan perpustakaan.


Sesampainya di lantai 2, aku langsung menuju ke komputer tempat pembuatan kartu keanggotaan perpustakaan. Buat yang sudah mendaftar secara online kalian bisa langsung ke komputer bagian depan, karena disitu kalian tinggal scan barcode aja. Dan yang mau daftar langsung juga bisa kalian masukan identitas kalian secara lengkap, dan jangan lupa wajib bawa ktp ya. Yang perlu kalian tau bahwa ternyata kuota untuk pembuatan kartu anggota perpustakaan terbatas lohhh. Maka dari itu pertama kali aku kesana aku ga bisa bikin kartu karena kuota nya sudah habis. Kuota yang disediakan untuk weekday 600, dan untuk weekend nya 400. Jadi sangat disarankan untuk datang pagi-pagi.


Setelah sudah daftar ke anggotaan, kita langsung naik ke lantai 21 untuk mecari buku yang kita cari. Tetapi kami merasa ada yang salah, karena cuma kita berdua yang di lantai 21 yang membawa tas. Aku langsung bingung dong kok kenapa cuma kita yang bawa tas hahaha.

Setelah aku cari tau Perpustakaan Nasional memfasilitasi tas besar untuk yang membawa laptop dan juga loker untuk menitipkan tas yang terletak di lantai 1. Saat itu aku bertanya-tanya kok pada dapet tas ya? Terus kok pada ngalungin kunci? Dan ternyaa pertama kali yang harus kita lakukan adalah menitipkan tas, karena tas pribadi harus dititpkan di loker. Sempet tengsin sih karena cuma kita berdua yang membawa tas hahaha. Balik lah lagi ke lantai 1 untuk menitipkan tas, karena kita gak bawa laptop jadi gak dikasih tas besar.


Segitu aja sih cerita aku yang agak memalukan hehe, oke kembali ke topik. Di perpusnas buku yang disediakan cukup lengkap. Tetapi karena banyaknya pengunjung jadi kita harus bersabar menunggu jika bukunya sedang dibaca. Taunya darimana kalo bukunya sedang dibaca? Untuk meminjam buku yang mau kita baca ada layar monitor yang berfungsi untuk memudahkan pengunjung mencari buku. Ketik keyword buku apa yang kita cari setelah itu kita bisa memilih mana yang mau kita baca. Jika bukunya tersedia kita bisa print info buku untuk tau letak rak buku tersebut. Di perpusnas sendiri belum bisa meminjam buku untuk dibawa pulang kerumah. Jadi kita hanya bisa baca di situ dan harus baca dilantai itu ya, karena kalau bukunya dibawa dan keluar dari areanya bisa bunyi terdeteksi. Tapi kalian gaperlu khawatir disetiap lantai tempat untuk membacanya sangat besar dan luas, disediakan juga meja dan colokan untuk yang membawa laptop.


Selain buku yang tentunya sudah ada diperpusnas, ada juga berbagai macam lukisan, hiasan, dan banyak pameran-pameran menarik lainnya loh. Nah disini kalian bisa puas ambil foto, kalau di ruang baca sepertinya agak sedikit terganggu. Makanya aku gak terlalu ambil foto takut mengganggu yang lain. Buat kalian yang mau ke perpusnas, semoga kalian gak memalukan seperti aku ya hehehe karena udah baca pengalaman dari aku. Hihi happy reading everyone! 

6 comments

  1. I'll go there, it must be a nice place to visit

    ReplyDelete
  2. kalo koleksi bukunya selengkap ini bisa betah berlama-lama di perpus, udah lama nggak main ke perpus daerah nih, duluu rajin ke perpus ya waktu masih kuliah

    ReplyDelete
  3. Lengkap banget ka dijamin, tempatnya nyaman tenang emang bikin betah berlama-lama jadi gabosen buat dateng kesini terus hehe

    ReplyDelete
  4. bagus banget, selalu pengen ke sini tiap ke jakarta tapi nggak ada temen jadi skip dulu wkkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Difoto aja bagus banget gimana aslinya, yuk kalo ke jakarta lagi mampir ya ke perpusnas kali aja ketemu sama aku wkwkwk

      Delete