Kuliner di Bogor Jangan Lupa Mampir ke Foresthree

May 12, 2019


Bogor adalah kota yang dijuluki kota hujan. Tapi aku rasa julukan itu sedikit demi sedikit tidak berpengaruh. Karena setiap aku ke Bogor justru cuaca lagi terik-teriknya. Tapi walaupun cuaca sedang terik pun air di Bogor itu tetap dingin loh. Kalau aku datang ke salah satu rumah saudara aku yang ada di Bogor, setiap masuk ke dalam rumahnya terasa adem banget. Padahal didalam rumahnya rata-rata jarang sekali yang pakai kipas angin.

Mungkin di juluki kota hujan karena tiap kali kota Bogor hujan hawa hujannya selalu terasa, sekalipun gak lagi hujan. Saat siang hari yang terik anginnya pun tetap angin yang sejuk, kebayang gak sih kalo udah malem? Pasti dingin dan enak banget kan hawanya.




Sebelum bulan puasa, aku dan keluarga besarku pergi ke Bogor untuk silaturahmi ke rumah saudara ku disana, sekaligus ziarah. Kami semua pergi dari pagi hingga sore, jika kami kesana sama seperti sebelum-sebelumnya, mengunjungi tiap rumah saudara dan yang terakhir ziarah ke makam nenek dan kakek. Selepas kami selesai, ternyata gak berasa kalau hari sudah cukup sore dan kami semua bergegas pulang.


Di jalan pulang aku merasa lapar dan ternyata emang sudah waktunya makan malam juga. Mencari-cari tempat makan yang akhirnya menuju ke salah satu tempat nongkrong yang hits banget di kota Bogor. Namanya adalah Foresthree, tempatnya benar-benar beda banget dari tempat makan lain. Foresthree ini identik dengan pepohonan yang semua warna nya hijau. Bahkan di Foresthree identik dengan adanya pohon besar didalamnya, dan di lihat dari luar sudah terasa sejuk banget.


Waktu aku masuk ada banyak banget spot foto yang instgramable. Mulai dari foto dengan mobil antik, pohon besar, dedaunan, dan banyak lagi deh pokonya. Sampai-sampai pas aku mau foto aja mesti mengantri dulu gantian sama pengunjung yang lain. Kita juga bisa memilih tempat duduk yang bangkunya itu terbuat dari rumput replika, terlihat unik banget dong.


Selain tempat yang udah terjamin instagramable, menu di Foresthree ini juga terbilang banyak. Menu di Foresthree mulai dari makanan ringan sampai ke makanan berat pun ada. Justru yang menjadi best seller dari menu di Foresthree adalah menu jajanannya. Udah gasalah lagi deh aku Foresthree ini adalah tempat dimana anak milenial pada nongkrong. Kenapa aku bilang gitu? Menu best seller di Foresthree harganya cukup terjangkau menurut aku. Makanya pas aku dan keluarga ke Foresthree lagi ramai-ramainya, karena hari minggu dan sudah malam juga.


Banyaknya pohon atau dedaunan di Foresthree menjadikan tempat ini outdoor, tapi tenang walaupun outdoor tidak terasa panas sama sekali malah adem dan sejuk banget loh. Sayangnya karena Foresthree ini outdoor banyak sekali anak-anak muda yang memanfaatkannya dengan merokok atau vape. Emang sih tidak ada larangan tapi aku pribadi sedikit risih dengan tempat makan yang udah keren banget gini dirusak sama asap rokok.


Kota Bogor menurut aku kota yang cukup asik juga buat kita kuliner disana. Bahkan banyak tempat makan ataupun tempat beli oleh-oleh yang owner-nya itu artis. Tapi Foresthree salah satu tempat yang di dalamnya sama sekali gak ada artisnya. Foresthree ini berdiri dari sekumpulan anak-anak muda milenial yang suka banget bekerja dibidang bisnis kuliner. Bahkan kerennya mereka semua tidak ada yang satu keluarga ataupun saudara, melainkan murni dari pertemanan yang menciptakan suatu pengasilan.

You Might Also Like

0 Comments

Contact

Copyright © 2019 RZ